UJIAN
AKHIR SEMESTER DIFUSI INOVASI PENDIDIKAN
Ratih
Mayasita
06122503014
1. Berbagai
macam model Inovasi pendidikan yang
dapat diterapkan dalam pendidikan:
a. Model
apa yang paling tepat jika saudara ingin melaksanakannya di sekolah
Jawab:
Menurut pendapat
saya, dari 3 model inovasi pendidikan yang saya ketahui, yaitu: 1.Model
Penelitian, Pengembangan dan Difusi, 2.Model Pengembangan Organisasi, 3.Model
Konfigurasi. Model yang paling tepat untuk dilaksanakan disekolah adalah model
yang kedua yaitu Model Pengembangan Organisasi.
b. Mengapa
dikatakan tepat atau baik, berikan alasan!
Jawab:
Sesuai dengan namanya Model
Pengembangan Organisasi, bahwasanya sekolah merupakan suatu organisasi. Model
ini lebih berorientasi pada organisasi dari pada organisasi pada sistem sosial.
Model ini berpusat pada sekolah. Model pengembangan organisasi ini berbeda
dengan model pengembangan dan difusi. Model pengembangan organisasi juga
berorientasi pada nilai yang tinggi artinya dalam model ini juga mendasarkan
pada filosofi yang menyarankan agar sekolah jangan hanya diberi tahu tentang
inovasi pendidikan dan disuruh menerimanya, tetapi sekolah hendaknya mampu
mempersiapkan diri untuk memecahkan sendiri masalah pendikan yang dihadapinya.
c. Buat
petunjuk yang saudara anggap baik untuk
menerapkannya
Jawab:
Petunjuk Penerapan Inovasi di Sekolah
Inovasi pendidikan bukan berarti
selalu perubahan atau pembaharuan yang bertaraf nasional dan diusahakan oleh
panitia dipusat pemerintahan. Inovasi pendidikan dapat diusahakan oleh guru,
kepala sekolah, dan mungkin juga ide pertama dari siswa. Berikut ini merupakan
petunjuk bagaimana menerapkan ide untuk memperbaiki atau memecahkan masalah
sekolah, yang merupakan sesuatu yang diamati sebagai sesuatu yang baru (inovasi)
adalah:
1. Buatlah rumusan yang jelas tentang
inovasi yang akan diterapkan. Untuk mempermudah perumusan tentang kebutuhan dan
inovasi yang akan diterapkan disarankan menggunakan pertanyaan antara lain;
apakah anda akan mengatur sistem kepenasehatan siswa? mengembangkan pembagian
tugas dewan guru dalam menunjang kelancaran program sekolah? dan pertanyaan
lain yang mengarah pada tujuan inovasi yang akan dilakukan.
2. Gunakan metode atau cara yang
memberi kesempatan untuk berpartipasi secara aktif dalam usaha merubah pribadi
maupun sekolah. Merubah sekolah sebenarnya merubah orang yang berada di sekolah
yaitu guru dan siswa. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengadakan
pembaharuan atau menerapkan inovasi:
a. Tujuan diadakannya inovasi perlu
dimengerti dan diterima oleh guru.
b. Motivasi positif harus digunakan
untuk memberikan rangsangan agar mau menerima inovasi.
c. Harus diusahakan agar individu ikut
berpartisipasi atau di beri kesempatan dalam mengambil keputusan inovasi.
d. Perlu direncanakan tentang evaluasi
keberhasilan program inovasi.
3. Gunakan berbagai macam alternatif
pilihan untuk mempermudah penerapan inovasi. Hal ini dikemukakan berdasarkan
pemikiran bahwa yang menerapkan inovasi baik guru, maupun siswa memiliki
perbedaan individual.
4. Gunakan data atau informasi yang
sudah ada untuk bahan pertimbangan dalam penyusunan perencanaan dan penerapan
inovasi.
5. Gunakan tambahan data untuk
mempermudah fasilitas terjadinya penerapan inovasi.
6. Gunakan kemanfaatan dari pengalaman
sekolah atau lembaga yang lain. Pengalaman sekolah yang telah menerapkan dapat
dipakai sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan dalam pelaksanaan
inovasi di sekolah. Kita bisa mengambil contoh salah satu sekolah di Amerika,
hal-hal apa saja yang dilakukan untuk melancarkan penerapan inovasi di sekolah
berdasarkan pengalaman model school project di Amerika Serikat:
a. Menggunakan guru penasehat untuk
setiap kelompok siswa.
b. Menyediakan pilihan (option) untuk
mengantisipasi perbedaan individual anak.
c. Mengembangkan material (bahan media)
sebagai konsekuensi option.
d. Membuat tempat belajar yang lebih
baik.
e. Membuat jadwal yang fleksibel.
f. Meningkatkan penggunaan lingkungan
sebagai sumber belajar.
g. Mengadakan penilaian program
penerapan inovasi.
h. Mengadakan penilaian dan pelaporan
hasil belajar siswa
i. Membentuk team supervisi
7. Berbuatlah secara positif untuk
mendapatkan kepercayaan. Walaupun didunia pendidikan sukar untuk memperoleh
dana guna mengadakan pembaharuan, namun demikian pimpinan pendidikan harus
melakukan langkah atau mensukseskan usahanya yaitu:
a. Kepala sekolah harus benar-benar
memahami apa yang diperlukan untuk perbaikan sekolahnya.
b. Kepala sekolah harus menghayati
kenyataan bahwa inovasi memang perlu diadakan untuk perbaikan.
c. Kepala sekolah harus yakin bahwa
sekolah ini tepat untuk menerapkan inovasi.
8. Menerima tanggung jawab pribadi.
Guru perlu mendapatkan tempat, juga peranan sekolah, dalam masyarakat yang
sedang mengalami perubahan dengan sangat cepat. Kepala sekolah, guru dan siswa
akan menjumpai tantangan yang kompleks, pada tingkat dimana mereka bekerja atau
belajar.
9. Usahakan adanya pengorganisasian
kegiatan yang memungkinkan terjadinya kepemimpinan yang efektif, mantap dan
konsisten untuk menjawab tantangan.
10. Usahakan mencari jawaban atas
berbagai macam pertanyaan dasar tentang inovasi di sekolah. Dengan menjawab
pertanyaan tersebut dapat menunjang kelancaran program inovasi akan
dilaksanakan di sekolah.
2. Mengapa
penerapan inovasi dalam suatu sekolah sering mengalami kegagalan? Berikan
alasannya dan berikan suatu kasus serta bagaimana cara mengatasinya.
Jawab:
Seperti pada uraian jawaban disoal nomor 2 diatas, bahwa
pelaksanaan inovasi disekolah tidak hanya untuk kepentingan satu pihak saja.
Semua pihak harus ikut terlibat didalamnya seperti guru, siswa, dan semua warga
sekolah yang ada. Metode yang digunakan harus memberi kesempatan kepada seluruh anggota untuk berpartipasi
secara aktif dalam usaha merubah pribadi maupun sekolah. Kemudian dilihat juga
dari asas kebermanfaatannya untuk perubahan sekolah. Kendala-kendala yang
mempengaruhi keberhasilan usaha inovasi pendidikan antara lain:
1. perkiraan yang tidak tepat terhadap
inovasi
2. konflik dan motivasi yang kurang
sehat
3. lemahnya berbagai faktor penunjang
sehingga mengakibatkan tidak berkembangnya inovasi yang dihasilkan
4. keuangan (finacial) yang tidak
terpenuhi
5. penolakan dari sekelompok tertentu
atas hasil inovasi
6. kurang adanya hubungan sosial dan
publikasi
Contoh kasus: Seorang Guru
ingin mempertahankan sistem atau metode yang mereka lakukan saat sekarang,
karena sistem atau metode tersebut sudah mereka laksanakan bertahun-tahun dan
tidak ingin diubah. Disamping itu sistem yang mereka miliki dianggap oleh
mereka memberikan rasa aman atau kepuasan serta sudah baik sesuai dengan
pikiran mereka dimana guru tetap mempertahankan sistem yang ada.
Untuk mengatasi hal
itu seorang guru harus mau merubah sikap dan perilaku terhadap perubahan
pendidikan yang sedang dan akan dikembangkan. Guru harus pandai membawa
siswanya kepada tujuan yang hendak dicapai. Ada beberapa hal yang dapat
membentuk kewibawaan guru antara lain adalah penguasaan materi yang diajarkan,
metode mengajar yang sesuai dengan situasi dan kondisi siswa, hubungan antar
individu, baik dengan siswa maupun antar sesama guru dan unsur lain yang
terlibat dalam proses pendidikan.
3. Berikan
suatu contoh inovasi merupakan bagian dari sistem sosial, jelaskan faktor
pendukung dan penghambat dalam sistem sosial tersebut.
Jawab:
Difusi inovasi terjadi didalam suatu sistem sosial. Dalam
suatu sistem sosial terdapat struktur sosial, individu atau kelompok individu,
dan norma-norma tertentu. Dalam sistem sosial termasuk sistem pendidikan
diperlukan kejelasan peran yang diperlukan untuk melancarkan jalannya
pencapaian tujuan inovasi yang relevan dengan komponen ini, misalnya: peran
guru sebagai pemakai media (maka diperlukan keterampilan menggunakan berbagai
macam media), peran guru sebagai pengelola kegiatan kelompok, guru sebagai
anggota team teaching, dan sebagainya.
Faktor pendukung:
ü Sistem pendidikan formal yang maju
ü Adanya orientasi ke masa depan,
mempersiapkan daya saing yang baik di masa yang akan datang
ü Mengikuti kemajuan IPTEK
Faktor penghambat:
ü Lemahnya berbagai faktor
penunjang sehingga mengakibatkan tidak berkembangnya inovasi yang dihasilkan
ü Keuangan (finacial) yang tidak
terpenuhi
ü
Hambatan prosedur, termasuk dalam hambatan prosedur ialah kurang terampilnya
tenaga pelaksana inovasi, kurang koordinasi antarbagian pelaksana inovasi,
tidak cukup persediaan material yang digunakan.
4. Konsekwensi
inovasi merupakan perubahan yang terjadi dalam sistem sosial sebagai hasil dari
perubahan atau penolakan suatu inovasi. Jelaskan dan berikan contoh yang jelas
serta sebutkan konsekwensinya baik langsung ataupun tidak langsung.
Jawab:
Konsekuensi atau
Akibat dari suatu perubahan yang terjadi pada individu atau sistem sosial
merupakan hasil dari suatu adopsi atau penolakan terhadap inovasi. Sebuah
inovasi memiliki sedikit dampak sampai inovasi itu didistribusikan ke dalam
berbagai anggota sistem dan digunakan oleh para anggota sistem itu. Kemudian,
invensi dan difusi merupakan tujuan yang dicapai.
Konsekuensi
langsung adalah suatu inovasi mempunyai pengaruh yang segera terhadap individu
atau suatu sistem sosial, sedangkan konsekuensi tidak langsung adalah inovasi
yang memberikan pengaruh yang tidak segera. Konsekuensi langsung suatu inovasi
menghasilkan perubahan-perubahan sistem sosial
yang terjadi sebagai respon
segera penyebaran suatu inovasi.
Konsekuensi
tidak langsung adalah perubahan-perubahan dalam sistem sosial yang terjadi
sebagai hasil konsekuensi langsung suatu inovasi yang masih memerlukan upaya
tambahan dan prosesnya masih memerlukan waktu yang lebih lama.
Konsekuensi
langsung sebuah inovasi merupakan perubahan pada individu atau sistem sosial
yang terjadi secara langsung dari sebuah inovasi. Sedangan konsekuensi atau
akibat tidak langsung merupakan perubahan pada individu atau sistem sosial yang
terjadi sebagai hasil dari konsekuensi langsung suatu inovasi.
Contohnya: Bagi mahasiswa
Universitas Terbuka (UT), dan siswa SMP Terbuka (SMPT), penggunaan siaran
televise menyebabkan terjadinya peningkatan prestasi belajar untuk yang
mengikutinya dengan tidak menambah beban dan waktu belajarnya, hal ini disebut
konsekuensi langsung, sebaliknya apabila mahasiswa UT dan siswa SMPT yang
mengikuti siaran TV itu ternyata meningkat prestasinya karena waktu belajarnya
bertambah dan ia menyediakan atau menambah waktu khusus untuk mendiskusikan
materi siaran TV tersebut, maka peningkatan prestasi mahasiswa dan siswa
tersebut merupakan kosekuensi tak langsung.
No comments:
Post a Comment